Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Facebook Messenger Kepo

Baru-baru ini gue install aplikasi Facebook Messenger. Cukup kaget aja sih Facebook kepo banget dan maksa banget untuk tau informasi tentang gue. Kenapa kepo banget? Ini maklum sih, namanya juga layanan gratisan. Biasanya juga memang agar layanan bisa lebih optimal. Tapi kali ini ada hal yang terkesan maksa banget. Apa itu? Facebook pengen tau banget semua kontak di hp gue. Buktinya? Gak ada pilihan Not Now. Mungkin hal ini tidak jadi masalah untuk beberapa orang. Tapi gue cukup aware dengan informasi yang gue share ke perusahaan internet semacam Google, Facebook, dst.

Video Rekomendasi YouTube Indonesia

Ceritanya gue bikin akun YouTube baru. Gue install aplikasinya di hp dan buka aplikasinya langsung. Beberapa video yang direkomendasikan ya begitu deh. Gak heran sih kalau yang sering trending di YouTube ya video-video sejenis. Gimana menurut lo? Menurut gue sih YouTube Indonesia perlu berbenah agar video yang trending di daerah Indonesia sedikit lebih jelas dan bermutu ketimbang beberapa video tersebut. Yang jelas dan bermutu maksudnya gimana sih? Misalnya cover lagu, itu kreatif. Video klip, itu memang mediumnya artis musik. Selain itu sih videonya terkesan re-upload dan berbau mesum. Atau memang orang-orang Indonesia ya selera pasarnya demikian. Algoritma YouTube tidak bisa bohong. (?) Bukti gue baru install akun baru di YouTube. Screenshot di atas diambil sebelum nonton video apapun. Dan gue baru screenshot ini setelah gue nonton video Alan Walker.

Aplikasi To Do List

Dalam setahun terakhir, gue mengubah cara gue bekerja. Gue selalu mencatat apa saja yang perlu dilakukan dalam sebuah project. Harapannya sih biar jelas berapa banyak task yang perlu diselesaikan dalam rentang waktu tertentu. Hal tersebut juga membantu gue untuk membentuk agenda dalam sehari, esok, lusa, paling tidak dalam minggu yang sama. Jadi tidak perlu khawatir ada yang ketinggalan dan terlewat untuk dilakukan follow up atau dikerjakan. Agenda tersebut gue catat per hari. Jadi gue selalu memperkirakan task tersebut bisa/perlu/harus dikerjakan pada hari apa dan selesai kapan. Kalau sudah ya gue tandai sudah selesai dikerjakan. Jika belum ya gue tinggal aja apa adanya di agenda tersebut. Jadi gue tahu ada yang belum selesai. Pencatatan tersebut selama ini manual di buku tulis fisik. Akhir-akhir ini gue mencatatnya di Microsot OneNotes. Karena bersifat digital dan bentuknya lebih fleksibel. Gue kali ini bukan saja mencatatnya per hari. Tetapi mencatatnya per project. Jadi jelas...

Kingsman 2 (2017)

Singkatnya begini, film ini seru, kocak, namun tidak se-petcah film pertamanya. Mungkin karena film pertamanya itu emang beda banget. Film semacam James Bond gitu, agen rahasia gitu kan, tetapi diselingi adegan kocak atau humor yang sungguh mengundang gelak tawa. SPOILER! Apalagi adegan terakhir semacam firework warna warni. Sungguh scene yang sangat berbeda dibandingkan film sejenis. Gue agak heran sih sama peran Channing Tatum, figuran banget nih di film ini? Atau memang perkenalan karakter saja untuk film selanjutnya? Twist nya juga lumayan, berhasil membuat gue menebak-nebak kalo masih ada yang salah dengan Harry. Oh iya, banyak bener ya product placement merk Apple di film ini. Mulai dari ponsel, laptop, tablet. Mungkin smartwatch juga kali, gue gak merhatiin. Di film ini banyak banget kalimat kasar yang menurut gue kayak lumrah diucapkan. Well, kids should not watch this movie. Even with parental guide? Film ini unik sih menurut gue, dengan menyinggung bahaya gu...

Pengabdi Setan (2017)

Film ini tayang kali pertama di layar kaca Indonesia pada tanggal 28 September 2017. Saat tulisan ini ditulis, penonton film ini sudah mencapai 1 juta lebih. Apakah sebagus itu? SPOILER! Ada atau enggak, gue kasih tag aja. Biar kalo ga sengaja ngasih spoiler, gak dihujat habis-habisan. hahaha. Menurut gue sih film ini serem, pake banget. Bayangin aja hantunya bisa ngebunuh orang, bahkan sekaliber pak ustadz yang kadar iman, ibadah, zikir, saja masih bisa terbunuh oleh pocong. Anaknya juga meninggal saat perjalanan pulang, gara gara ada yang mau nyeberang, entah orang beneran atau jadi jadian. Kemudian film ini sering banget memberikan suara-suara yang mengagetkan. Pengambilan gambar juga mendukung banget, seolah berhasil membuat penonton menebak nebak kelanjutan cerita. "Jangan-jangan setelah nengok kanan, ada hantunya". Singkatnya sih, seremnya boleh lah tapi agak gimana gitu kalau hantunya terlalu sering muncul dan bisa berinteraksi secara fisik dengan manusia. ...