Langsung ke konten utama

Resolusi Bulan Februari 2018

Saya rasa resolusi gue bulan Januari lalu gak sepenuhnya berhasil tercapai. Walaupun begitu, gak buruk buruk amat sih sebenernya.

1. Menabung 30% dari penghasilan bersih (wealthier)
Ini nih berhasil banget. Target gue kan 30% ya, hasilnya gue berhasil tabung 32% dari penghasilan bersih. Yeay!

Nah karena berhasil, gue coba bikin target yang lebih baik ya. Caranya target lebih detail di pengeluaran, bukan cuma keseluruhan. Gue coba teken di masing-masing pos pengeluaran.

Target gue di bulan Februari,
- Food & drink : 19,44%
- Minimarket : 3,33%
- Transport : 3,33%
- Entertainment : 19,44%
- Other : 13,78%
- Travel : 10,00%

Untuk membantu gue pencatatan agar gak kebobolan, akhirnya gue langganan Toshl lagi setelah beberapa bulan coba aplikasi lain bernama Spendee. Well, Toshl is better on summarizing the expenses. But Spendee is easier to input.

2. Membaca 1 buku dan menulisnya di blog (smarter)
Sebenernya gue udah baca dan tulis tapi statusnya masih draft dan gue masih belum puas. Tulisan masih perlu revisi lagi dan sebenernya minggu lalu harusnya jadwal terbit. Cuman karena koneksi yang buluk jadi gue agak bete dan gak mood nulis. Jadi ya mohon maap lho. Hehe.

3. Pola hidup yang lebih baik (healthier)
Di antara 4 minggu, gue cuma berhasil jalanin sekali olahraga, di minggu pertama. Haha. Minggu kedua gue ke Bandung. Minggu ketiga dan keempat, gue dengan pulesnya tidur dan bangun kesiangan. Ada juga yang lagi ujan sih. (halah, alesyan!)


Eh ada 1 lagi,

Gue gak sengaja sih sebenernya tapi lumayan seneng juga. Weekly screentime gue ke device berkurang. Ehtahlah karena gue cukup sibuk jadi gak sempat buka-buka henpon atau gimana. Twitter is the winner! Haha.

 
 

Dah gitu dulu aja. Sampai jumpa di bulan Maret!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Darkest Hour (2017)

Bagi penggemar kisah Perang Dunia ke-2 (WWII), film ini pastinya ditunggu-tunggu. Gue sendiri baru sadar kalau film ini ada hubungannya dengan film Dunkirk (2017). Kalau Dunkirk itu menggambarkan kondisi peperangan di lapangan. Sedangkan Darkest Hour menggambarkan intrik politik di Inggris saat tentaranya dihabisi oleh Jerman di bawah pimpinan Hitler. Menurut gue sendiri, film ini sempat membosankan di beberapa scene. Namun di beberapa scene, film ini berhasil menggambarkan suasana emosional dan kritis dengan sangat baik. Gue gak begitu kenal dengan aktor-aktrisnya. Di beberapa review, disebut bahwa Gary Oldman memerankan Winston Churcill dengan sangat sangat baik. Memang benar, Gary memenangi penghargaan Oscar di kategori "Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama".

Justice League (2017)

If this film is designed to beat Avenger, it won't. But the film is still amusing and fun to watch. Yaa oke lah. Cuman superpower Superman yang gak terkalahkan itu agak gimana gitu ya. Berasa nonton Dragon Ball kalau liat Superman melawan musuhnya. Gue agak ketawa sih pas inget Batman nantangin Superman di Batman vs Superman. Omg. Nantangin mati banget tuh Batman.

Skandal Facebook dan Cambridge Analytica

Baru-baru ini Facebook diterpa skandal yang cukup meresahkan netizen. Skandal ini dipicu oleh whistleblower, seorang karyawan Cambridge Analytica, yang mengungkapkan bahwa perusahaannya melakukan profile mining dari 50 juta pengguna facebook. Profile tersebut kemudian diduga telah digunakan untuk political target advertisement. Skandal ini cukup kritikal untuk Facebook, hingga Mark Zuckerberg menyempatkan diri untuk menulis post terkait isu ini di akun pribadinya . Bahkan ia juga sempat diwawancarai oleh sebuah televisi swasta, yakni CNN . Berikut  video  terkait wawancara tersebut. Permasalahan skandal tersebut pun meluas terhadap bagaimana detailnya facebook memiliki data penggunanya. Bukan hanya status atau foto yang diunggah pengguna. Bahkan data perihal kontak yang ada di ponsel, panggilan masuk, panggilan keluar, dst. Downloaded my facebook data as a ZIP file Somehow it has my entire call history with my partner's mum pic.twitter.com/CIRUguf4vD — Dylan McKa...