Langsung ke konten utama

Halo Blogger!

Blog ini bukan kali pertama gue bikin. Mulai dari blog dengan platform WordPress self-hosted di hosting dan domain gratisan. Trus ngeblog di WordPress.com gratisan. Kemudian WordPress self-hosted di hosting dan domain berbayar. Sampai akhirnya sekarang gue udah punya WordPress.com berbayar.

Nah gue udah bisa dibilang WordPress enthusiast gak nih? Wakakaka

Bukan cuma WordPress, gue pernah nyoba Tumblr. Cuman gue kurang suka beberapa fiturnya, terutama fitur komentar. Kadang gue gak bisa komentar di blog Tumblr orang. Pun gak bisa berbalas komentar di sana.

Beberapa blog yang masih aktif sampai sekarang:
1. Amyunus.com, blog bahasa Indonesia yang berisi tulisan minimum 500 kata. Topiknya sih umum, seringnya sih wisata (traveling) dan review. Komitmen frekuensi ngeblog di sini minimum sekali sebulan. Sejauh ini sih emang sekali sebulan dan sempat bulan Mei 2017 tidak ada postingan sama sekali. Maklum Ramadan (alesyan!)

2. Amyunus.wordpress.com, blog bahasa Inggris dengan topik yang lebih beragam. Tidak ada komitmen minimum kata dan frekuensi posting. Kalau ada yang penting dan bermanfaat untuk diketahui orang dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, saya bikin tulisan tersebut di dua tempat, contohnya Udacity.

3. Amyunus.tumblr.com, blog ini lebih random lagi. Topik suka suka, posting suka suka, seringnya satu dua kalimat atau satu dua paragraf aja. Biasanya gue baru nulis di tumblr kalau kepanjangan ditulis di twitter dan kependekan ditulis di blog.

Kenapa beralih ke Blogger? Gue pengen punya blog bahasa Indonesia dengan topik suka suka, frekuensi suka suka (pengennya sih sekali sehari), dan gak ada komitmen minimum kata per posting.

Kenapa bukan WordPress? Gue mau nyoba hal baru. Mungkin aja gue bisa kasih masukan ke fitur Gutenberg setelah nyoba content editor di platform lain. Info aja, Gutenberg itu fitur yang digadang gadang jadi fitur utama WordPress di masa depan. #teteupWordPress

Jadi silakan berlangganan blog ini kalau mau. Tinggalin komentar ya. Salam blogger!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batasi media sosialmu

Dalam sehari, berapa kali atau berapa lama tuh lo mantengin media sosial? Entah facebook, twitter, instagram, path, atau whatsapp. Gue pribadi sekarang sudah bener-bener mengurangi konsumi media sosial. Facebook sudah gak aktif sejak 2007, instagram dan path juga sudah berkurang jauh sejak 2 bulan lalu. Photo by  Camille Minouflet  on  Unsplash Banyak kok manfaatnya, 1. Baterai smartphone lebih awet jadi gak perlu berkali kali charging dalam sehari 2. Konsumsi paket data juga lebih sedikit, akibatnya lebih hemat dalam pengeluaran beli pulsa 3. Waktu bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif 4. Menghindari hal-hal yang gak diinginkan Khusus untuk nomor 4, selain pembatasan akses media sosial, perlu juga dibatasi apa yang bisa dibagi dan gak perlu dibagi ke publik media sosial. Mungkin kita berpikir, "Ah apa salahnya berbagi foto-foto selama liburan". Ternyata ada seseorang yang merampok tempat tinggal kita dengan tenang selama kita liburan. ...

Darkest Hour (2017)

Bagi penggemar kisah Perang Dunia ke-2 (WWII), film ini pastinya ditunggu-tunggu. Gue sendiri baru sadar kalau film ini ada hubungannya dengan film Dunkirk (2017). Kalau Dunkirk itu menggambarkan kondisi peperangan di lapangan. Sedangkan Darkest Hour menggambarkan intrik politik di Inggris saat tentaranya dihabisi oleh Jerman di bawah pimpinan Hitler. Menurut gue sendiri, film ini sempat membosankan di beberapa scene. Namun di beberapa scene, film ini berhasil menggambarkan suasana emosional dan kritis dengan sangat baik. Gue gak begitu kenal dengan aktor-aktrisnya. Di beberapa review, disebut bahwa Gary Oldman memerankan Winston Churcill dengan sangat sangat baik. Memang benar, Gary memenangi penghargaan Oscar di kategori "Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama".