Baru-baru ini Adobe merilis pernyataan bahwa pengembangan Flash hanya berlanjut hingga 2020. Wow! Gue masih inget harus download plugin Flash setiap kali install browser di PC baru. Dan kebiasaan tersebut berhenti sejak Flash tidak lagi banyak diadopsi dalam teknologi modern.
Minimnya penggunaan Flash sebagai sarana multimedia di internet dimulai oleh penolakan Steve Jobs untuk menggunakan Flash di iPhone, iPad, dan iPod. Keputusan tersebut saat itu sangat kontroversial dan dianggap sebagai keputusan yang berani. Namun beberapa tahun kemudian aksi penolakan tersebut kemudian diikuti oleh beberapa perusahaan digital lainnya seperti Google dan Microsoft. Google mengadopsi HTML5 dan Microsoft mengadopsi Silverlight.
Well, Jobs proves that he was right and tech world is following his direction. Leaving Flash behind and adopt HTML5 as newer and modern technology of multimedia in internet. Gue pikir Steve Jobs memiliki pengaruh besar dalam keberhasilan Apple di dunia teknologi. Sejak beliau pergi, Apple seolah kehilangan arah dan menerapkan inovasi yang kurang greget.
Kita lihat saja perkembangan iPad dan MacBook. Beberapa orang bilang iPad 2 merupakan seri yang paling baik dan tidak merasa perlu untuk upgrade dengan beli seri iPad terbaru. Saat ini ada iPad Pro dan menurut gue gawai tersebut cocok banget untuk anak kuliah dan eksekutif muda.
MacBook pun kurang berkembang banyak dan menurut gue beberapa inovasi seperti touchbar agaknya menonjolkan gimmick, bukan fungsi. Menurut gue pribadi, MacBook Pro (2015) merupakan versi terbaik yang masih layak digunakan di tahun 2017. Kenapa? Beberapa alasan yang gue pikirkan tertuang sama persis di video seorang youtuber dan mantan jurnalis teknologi berikut.
Terobosan yang dilakukan oleh Apple lagi-lagi dibilang sangat berani dengan mengganti port-port penting dengan USB-C. Misalnya saja port untuk card reader, projector, bahkan colokan charger. Akibatnya dibutuhkan dongle tersendiri sebagai adapter untuk beberapa fungsi tersebut. Dunia saat ini belum siap namun memang pelan-pelan semua colokan akan menggunakan USB C, mungkin.
Mari kita lihat adopsi USB C bisa diadopsi oleh dunia dalam berapa tahun? Mungkin 2-3 tahun ke depan, beberapa teknologi baru sudah mengadopsi USB C sebagai standar port. Hal ini tentu saja tantangan bagi Apple, namun jika ternyata teknologi diadopsi terlalu dini, maka bisa menjadi bumerang bagi Apple itu sendiri.
Minimnya penggunaan Flash sebagai sarana multimedia di internet dimulai oleh penolakan Steve Jobs untuk menggunakan Flash di iPhone, iPad, dan iPod. Keputusan tersebut saat itu sangat kontroversial dan dianggap sebagai keputusan yang berani. Namun beberapa tahun kemudian aksi penolakan tersebut kemudian diikuti oleh beberapa perusahaan digital lainnya seperti Google dan Microsoft. Google mengadopsi HTML5 dan Microsoft mengadopsi Silverlight.
Well, Jobs proves that he was right and tech world is following his direction. Leaving Flash behind and adopt HTML5 as newer and modern technology of multimedia in internet. Gue pikir Steve Jobs memiliki pengaruh besar dalam keberhasilan Apple di dunia teknologi. Sejak beliau pergi, Apple seolah kehilangan arah dan menerapkan inovasi yang kurang greget.
Kita lihat saja perkembangan iPad dan MacBook. Beberapa orang bilang iPad 2 merupakan seri yang paling baik dan tidak merasa perlu untuk upgrade dengan beli seri iPad terbaru. Saat ini ada iPad Pro dan menurut gue gawai tersebut cocok banget untuk anak kuliah dan eksekutif muda.
MacBook pun kurang berkembang banyak dan menurut gue beberapa inovasi seperti touchbar agaknya menonjolkan gimmick, bukan fungsi. Menurut gue pribadi, MacBook Pro (2015) merupakan versi terbaik yang masih layak digunakan di tahun 2017. Kenapa? Beberapa alasan yang gue pikirkan tertuang sama persis di video seorang youtuber dan mantan jurnalis teknologi berikut.
Terobosan yang dilakukan oleh Apple lagi-lagi dibilang sangat berani dengan mengganti port-port penting dengan USB-C. Misalnya saja port untuk card reader, projector, bahkan colokan charger. Akibatnya dibutuhkan dongle tersendiri sebagai adapter untuk beberapa fungsi tersebut. Dunia saat ini belum siap namun memang pelan-pelan semua colokan akan menggunakan USB C, mungkin.
Mari kita lihat adopsi USB C bisa diadopsi oleh dunia dalam berapa tahun? Mungkin 2-3 tahun ke depan, beberapa teknologi baru sudah mengadopsi USB C sebagai standar port. Hal ini tentu saja tantangan bagi Apple, namun jika ternyata teknologi diadopsi terlalu dini, maka bisa menjadi bumerang bagi Apple itu sendiri.
Komentar
Posting Komentar