Langsung ke konten utama

Avengers : Infinity War (2018)


SPOILER!

Unik sih pas nonton film ini. Jadi gue emang sengaja gak ikutan hype nonton film ini di hari pertama tayang. Emang sih gue cek beberapa hari sebelumnya pas advance sales, full booked cuy. Gue gak cek semua lokasi dan jadwal sih. Tapi ya gue gak begitu berminat juga. Jadi ya gue santai lah nonton film ini kapan kapan.

Jadilah Jumat pagi gue iseng ngecek (premier di Rabu btw), kok kosong ya. Gue heran lah. Apa udah turun kali ya hype nya. Ya sudah gue pesen dong jam 18.20 sepulang kantor lewat mtix. Pas 18.20 gue baru jalan dari kantor, secara lokasinya sebelah kantor pas. Gue juga ngerti ada iklan 10 menit, jadi gue tenang aja.

Pas 18.30 gue sampe bioskop dan mau cetak tiket. Eh kok error? Ternyata eh ternyata jegejeng, gue pesen di lokasi bioskop yang namanya mirip dan bukan sebelah kantor, Bagus deh.

Gue yang males ke lokasi itu, coba cari tiket di jam terdekat, eh udah pada full euy. Awalnya sih niat ngerelain aja tuh tiket bioskop karena saking malesnya. Tapi dipikir-pikir kok sayang juga 40 ribu rupiah trus tinggal jalan ini pake motor ke lokasi itu. Toh mau pulang juga gak ngapa ngapain.

Jadilah gue berangkat dan konsekuensinya ketinggalan 30 menit awal film. Gue sih oke oke aja. Gue sampe bioskop pas Tony Stark udah di kapal alien dan sudah meluncur ke luar angkasa. Kayaknya itu plot di trailer jadi yaaa agak agak dikit nyambung lah.

Gini, menurut gue film ini memang film tunggal Thanos, bukan Avengers, yang lebih mirip sebagai pemeran pembantu. Menurut gue film ini sudah cukup ditutup dengan kemenangan Thanos atas Avengers. Anti mainstream banget ya film superhero tapi villain yang menang di akhir film.

Nah di fim lanjutan Avengers selanjutnya, itulah saat Avengers melawan balik dan mendapatkan kemenangan. Entah gimana caranya. Banyak juga lakon yang mati di film pertama, entah deh itu bakal balik hidup lagi atau enggak. Beberapa teori sih berpendapat mereka gak bakal hidup lagi melhat film film Marvel sebelumnya.

Nah gue dan beberapa temen agak gemes sih pas Dr Strange ngasih Time Stone ke Thanos sebagai imbal balik gak akan membunuh Tony Stark. Padahal dia sendiri yang bilang gak bakal nyelametin Tony apapun alasannya. Tapi mungkin ada faktor yang membuat ia berubah pikiran, salah satunya saat dia melihat 1 dari sejuta kemungkinan menang melawan Thanos.

Apakah mungkin Tony Stark merupakan kunci kemenangan melawan Thanos di film selanjutnya?

Ada isu juga bahwa akan muncul Captain Marvel di film selanjutnya. Tidak lupa Hawkeye yang belum muncul di film bagian pertama ini.

Bagaimana menurutmu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Darkest Hour (2017)

Bagi penggemar kisah Perang Dunia ke-2 (WWII), film ini pastinya ditunggu-tunggu. Gue sendiri baru sadar kalau film ini ada hubungannya dengan film Dunkirk (2017). Kalau Dunkirk itu menggambarkan kondisi peperangan di lapangan. Sedangkan Darkest Hour menggambarkan intrik politik di Inggris saat tentaranya dihabisi oleh Jerman di bawah pimpinan Hitler. Menurut gue sendiri, film ini sempat membosankan di beberapa scene. Namun di beberapa scene, film ini berhasil menggambarkan suasana emosional dan kritis dengan sangat baik. Gue gak begitu kenal dengan aktor-aktrisnya. Di beberapa review, disebut bahwa Gary Oldman memerankan Winston Churcill dengan sangat sangat baik. Memang benar, Gary memenangi penghargaan Oscar di kategori "Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama".

Murder On The Orient Express (2017)

Film ini ya, endingnya bener bener gak terduga. Diangkat dari sebuah novel laris, kayaknya film ini berhasil diadaptasi dengan baik. Gue gak pernah baca novelnya sih. Mungkin bagi penggemar novelnya akan komentar ini itu. Ya menurut gue sih adaptasinya udah cukup oke kok. Terutama kumis sang detektif yang ikonik, sepertinya jadi maskot cerita tersebut. Bagi penggemar kisah detektif seperti Sherlock Holmes, film ini oke juga.

Skandal Facebook dan Cambridge Analytica

Baru-baru ini Facebook diterpa skandal yang cukup meresahkan netizen. Skandal ini dipicu oleh whistleblower, seorang karyawan Cambridge Analytica, yang mengungkapkan bahwa perusahaannya melakukan profile mining dari 50 juta pengguna facebook. Profile tersebut kemudian diduga telah digunakan untuk political target advertisement. Skandal ini cukup kritikal untuk Facebook, hingga Mark Zuckerberg menyempatkan diri untuk menulis post terkait isu ini di akun pribadinya . Bahkan ia juga sempat diwawancarai oleh sebuah televisi swasta, yakni CNN . Berikut  video  terkait wawancara tersebut. Permasalahan skandal tersebut pun meluas terhadap bagaimana detailnya facebook memiliki data penggunanya. Bukan hanya status atau foto yang diunggah pengguna. Bahkan data perihal kontak yang ada di ponsel, panggilan masuk, panggilan keluar, dst. Downloaded my facebook data as a ZIP file Somehow it has my entire call history with my partner's mum pic.twitter.com/CIRUguf4vD — Dylan McKa...