Langsung ke konten utama

Dunkirk (2017)

Warning! It might give you spoiler ahead.

---

Dunkirk ini film bertema suasana saat perang dunia kedua namun adegan peperangan tidak terlalu mendominasi. Malah film ini lebih menonjolkan sisi kemanusiaan dan emosional para pemeran utama film ini. Sinopsisnya yakni film ini bercerita tentang proses evakuasi tentara Belgia, Inggris, dan Prancis yang dikepung oleh tentara Jerman. Mereka berusaha dievakuasi melalui sebuah pantai dan pelabuhan sebuah kota di Prancis, bernama Dunkirk.

Inti cerita film ini terbagi menjadi 3 tempat yang nantinya akan jelas terhubung satu sama lainnya di film ini. Masing-masing tempat ditunjukkan di film memiliki durasi cerita yang berbeda-beda. Misalnya saja The Beach - one week, artinya cerita di pantai yang ada di film ini berlangsung selama 1 minggu.

Christoper Nolan dan Hans Zimmer
CN dan HZ disebut-sebut sebagai pasangan serasi dalam sebuah film setelah sebelumnya pernah bekerja sama 6x dan 2 di antaranya menerima nominasi Oscar (Inception dan Interstellar). Kolaborasi keduanya memang ciamik dalam film ini, CN dari sisi cerita dan pengambilan gambar, sedangkan HZ dari sisi penataan suara. Saya akui tata suara HZ berhasil menjaga emosional para penonton sepanjang film dengan teknik Sephard Tone dan suara detik jam yang baru berhenti saat tentara berhasil dievakuasi.

Review
Menurut saya film ini bagus. Tapi tidak terlalu bagus dan bagusnya pun tidak bernilai standar (just so so). Mungkin diselamatkan oleh tata suara yang dikemas oleh HZ dan suguhan cerita yang solid oleh CN. Saya sendiri merekomendasikan film ini bagi yang suka film dengan tema peperangan atau fans berat CN/HZ.

Saya segera mencari tahu beberapa hal terkait film ini, mungkin ada yang terlewat oleh saya di sepanjang film atau mungkin ada cerita di balik kamera. Dan benar adanya, film ini memiliki hal-hal istimewa di balik kamera. Misalnya saja,

  • Film bertema peperangan merupakan hal yang baru bagi CN.
  • CN menggunakan 1000 ekstra lebih dalam produksi film. CN memang dikenal sebagai direktor yang lebih mengesampingkan CGI jika memungkinkan.
  • CN menggunakan kamera IMAX dan Super Panavision 65mm selama produksi film, yang tercatat sebagai film bioskop ketiga yang diproduksi dalam format medium (70mm).
Film ini memiliki rating 8.5 di iMDB, 93% di RT, dan 94% di Metacritic saat tulisan dibuat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skandal Facebook dan Cambridge Analytica

Baru-baru ini Facebook diterpa skandal yang cukup meresahkan netizen. Skandal ini dipicu oleh whistleblower, seorang karyawan Cambridge Analytica, yang mengungkapkan bahwa perusahaannya melakukan profile mining dari 50 juta pengguna facebook. Profile tersebut kemudian diduga telah digunakan untuk political target advertisement. Skandal ini cukup kritikal untuk Facebook, hingga Mark Zuckerberg menyempatkan diri untuk menulis post terkait isu ini di akun pribadinya . Bahkan ia juga sempat diwawancarai oleh sebuah televisi swasta, yakni CNN . Berikut  video  terkait wawancara tersebut. Permasalahan skandal tersebut pun meluas terhadap bagaimana detailnya facebook memiliki data penggunanya. Bukan hanya status atau foto yang diunggah pengguna. Bahkan data perihal kontak yang ada di ponsel, panggilan masuk, panggilan keluar, dst. Downloaded my facebook data as a ZIP file Somehow it has my entire call history with my partner's mum pic.twitter.com/CIRUguf4vD — Dylan McKa...

Darkest Hour (2017)

Bagi penggemar kisah Perang Dunia ke-2 (WWII), film ini pastinya ditunggu-tunggu. Gue sendiri baru sadar kalau film ini ada hubungannya dengan film Dunkirk (2017). Kalau Dunkirk itu menggambarkan kondisi peperangan di lapangan. Sedangkan Darkest Hour menggambarkan intrik politik di Inggris saat tentaranya dihabisi oleh Jerman di bawah pimpinan Hitler. Menurut gue sendiri, film ini sempat membosankan di beberapa scene. Namun di beberapa scene, film ini berhasil menggambarkan suasana emosional dan kritis dengan sangat baik. Gue gak begitu kenal dengan aktor-aktrisnya. Di beberapa review, disebut bahwa Gary Oldman memerankan Winston Churcill dengan sangat sangat baik. Memang benar, Gary memenangi penghargaan Oscar di kategori "Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama".

Murder On The Orient Express (2017)

Film ini ya, endingnya bener bener gak terduga. Diangkat dari sebuah novel laris, kayaknya film ini berhasil diadaptasi dengan baik. Gue gak pernah baca novelnya sih. Mungkin bagi penggemar novelnya akan komentar ini itu. Ya menurut gue sih adaptasinya udah cukup oke kok. Terutama kumis sang detektif yang ikonik, sepertinya jadi maskot cerita tersebut. Bagi penggemar kisah detektif seperti Sherlock Holmes, film ini oke juga.