Langsung ke konten utama

Fans Berat Raisa

Completely personal post

***

Cerita awalnya begini, sebenernya gue gak begitu suka Raisa, sampe nge-fans gitu sih nggak. Cuman ya pas kuliah sih gue suka aja lagu 'Could It Be Love' sampe kebawa mimpi. Trus apalagi? Palingan ya lagu 'LDR' yang menggambarkan kondisi gue banget waktu itu. 😏

Lanjutttt..

Gue tau lagu baru Raisa berjudul 'Kali Kedua' yang berkali-kali gue dengerin (On repeat) sampe gue kebayang gimana videonya. Pas videonya dirilis, scene-scene nya pas banget sama apa yang gue bayangin. Cuman nuansanya monokrom, soalnya bayangan gue bakal bernuansa biru langit pastel gitu.



Berawal dari lagu itu, gue penasaran dengerin seluruh lagu album itu di Spotify. Gue semakin terbawa dengan lagu-lagu di album berjudul Handmade itu. Saking sukanya, gue sampe beli album fisiknya. Kenapa? Gue mau support artis Indonesia yang gue suka. Agar dia terus berkarya dengan lagu-lagu kayak gitu. 👌



***





Lagu-lagu apa yang bikin gue suka dengan album Handmade (bukan urutan ya)


Pertama, lagu Sang Rembulan. Jujur sih, liriknya sebenernya biasa aja dan racikan musiknya juga sederhana. Cuman entah kenapa stuck banget di otak gue berhari-hari. Bikin suasana sendu-sendu gimana gitu. 

Kedua, Tentang Cinta. Iramanya ceria banget dan emang pas banget buat orang lagi jatuh cinta. 😳 Videonya sih agak gimana gitu, gue pribadi kurang suka hasilnya. Konsepnya sih keren, one long shot tanpa cut gitu sepanjang video klip. Tapi menurut gue jauh lebih bagus video klip Kali Kedua.

Ketiga, Usai Di sini. Kalau lagu sebelumnya tentang indahnya jatuh cinta, lagu ini temanya sedih. Lagi patah hati karena ternyata kita gak pernah jadi bagian penting dari orang yang disayangi. Ada kalanya kita akan menunggu mungkin perasaan orang itu akan berubah. Tapi pada saatnya kita harus menyudahi hubungan tersebut sebelum semuanya jadi lebih membekas di hati. "Bukannya aku mudah menyerah tapi bijaksana, mengerti kapan harus berhenti", begitu ujar lirik lagu tersebut.

Lagu favorit, Nyawa dan Harapan. Di antara semua lagu sealbum, menurut gue lagu ini paling beda dan paling menyentuh. Bertema kemanusiaan dan isu lingkungan, Raisa mengangkat keresahan dan kegelisahan manusia yang serakah dengan alam dan tak peduli satu sama lain.  Liriknya begini,

Saat air lebih langka dari air mata
Saat udara harus kau beli
Saat bunga-bunga tinggal cerita
Akankah akhirnya kita sadari

Saat senyuman lebih langka dari amarah
Saat nyawa nyaris tak berharga
Saat dunia merintih pedih
Akankah akhirnya kita sadari

~chorus~

Saat kejujuran sudah tak bersisa
Saat manusia hidup tanpa hati
Saat membenci terasa nyaman
Saling menyakiti terlihat wajar

***

Bukan cuma album fisik, gue beli merchandise!




Gue gak ngerti lagi sih gue sampe segininya. Bukan karena gue ngefans banget sih ya. Cuman gue suka banget sih kaos ini entah kenapa. Walaupun gak ada gambar apapun, cuman tulisan doang. Ini gara-gara kena hipnotis Raisa apa gimana yak. Kagak ngerti gue. 😲

Jadi ceritanya gue liat foto Raisa lagi pake kaos dengan tulisan lirik lagu 'Usai Di Sini'. Lirik lagu yang dikutip di kaos itu, "Ku kan menunggu, tapi tak selamanya'. Aih sedap. Trus gue pun pengen banget beli kaos itu. Bahkan gue bela-belain lho install LINE cuma buat beli kaos itu. 😓



Jadi gue udah bisa disebut fans berat Raisa belum? 😎

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skandal Facebook dan Cambridge Analytica

Baru-baru ini Facebook diterpa skandal yang cukup meresahkan netizen. Skandal ini dipicu oleh whistleblower, seorang karyawan Cambridge Analytica, yang mengungkapkan bahwa perusahaannya melakukan profile mining dari 50 juta pengguna facebook. Profile tersebut kemudian diduga telah digunakan untuk political target advertisement. Skandal ini cukup kritikal untuk Facebook, hingga Mark Zuckerberg menyempatkan diri untuk menulis post terkait isu ini di akun pribadinya . Bahkan ia juga sempat diwawancarai oleh sebuah televisi swasta, yakni CNN . Berikut  video  terkait wawancara tersebut. Permasalahan skandal tersebut pun meluas terhadap bagaimana detailnya facebook memiliki data penggunanya. Bukan hanya status atau foto yang diunggah pengguna. Bahkan data perihal kontak yang ada di ponsel, panggilan masuk, panggilan keluar, dst. Downloaded my facebook data as a ZIP file Somehow it has my entire call history with my partner's mum pic.twitter.com/CIRUguf4vD — Dylan McKa...

Darkest Hour (2017)

Bagi penggemar kisah Perang Dunia ke-2 (WWII), film ini pastinya ditunggu-tunggu. Gue sendiri baru sadar kalau film ini ada hubungannya dengan film Dunkirk (2017). Kalau Dunkirk itu menggambarkan kondisi peperangan di lapangan. Sedangkan Darkest Hour menggambarkan intrik politik di Inggris saat tentaranya dihabisi oleh Jerman di bawah pimpinan Hitler. Menurut gue sendiri, film ini sempat membosankan di beberapa scene. Namun di beberapa scene, film ini berhasil menggambarkan suasana emosional dan kritis dengan sangat baik. Gue gak begitu kenal dengan aktor-aktrisnya. Di beberapa review, disebut bahwa Gary Oldman memerankan Winston Churcill dengan sangat sangat baik. Memang benar, Gary memenangi penghargaan Oscar di kategori "Best Performance by an Actor in a Motion Picture - Drama".

Murder On The Orient Express (2017)

Film ini ya, endingnya bener bener gak terduga. Diangkat dari sebuah novel laris, kayaknya film ini berhasil diadaptasi dengan baik. Gue gak pernah baca novelnya sih. Mungkin bagi penggemar novelnya akan komentar ini itu. Ya menurut gue sih adaptasinya udah cukup oke kok. Terutama kumis sang detektif yang ikonik, sepertinya jadi maskot cerita tersebut. Bagi penggemar kisah detektif seperti Sherlock Holmes, film ini oke juga.